Minggu, 26 Juni 2011

Cinta di Taman TK part.2

       Rapat sekolahpun dimulai,Pak Bagus sebagai Kepsek TK Anugerah memimpin rapat itu.Dia meminta pendapat kepada para guru yang datang tentang siapa yang pantas menjadi Bendahara TK Anugerah.

"Saya punya pendapat,Bagaimana kalau bendahara TK ini kita amanatkan pada Bu Silvie,saya rasa dia pantas memegang jabatan ini."...ucap Bu Diana...

"Ide bagus,,Apa ada pendapat lain??."...jawab Pak Bagus penuh tegas.

"Baiklah tuk smuanya...kita sepakat menunujuk Bu Silvie sebagai bendahara TK ini.Bagaimana dengan Anda sendiri Apa mau menerima jabatan yang saya berikan??."... ucap Pak Bagus pada Silvie,Silvie pun serentak kaget.

"Maaf Pak Bagus! saya tidak bisa menerima jabatan ini sebab masih ada guru yang lebih pantas dari saya,apalagi pendidikan kuliah saya sastra Indonesia bukan keuangan,silahkan cari yang guru yang lain."...jawab Silvie tuk meyakinkan dia. 


"Bu,ini bukan masalah cocok atau kejuruan kuliah tapi kami semua telah sepakat bahwa Anda memang pantas memegang keuangan TK ini.kami harap Ibu Silvie tak keberatan."....

"Baiklah saya terima jabatan ini,semoga saya bisa menjalankannya dengan baik dan penuh tanggung jawab."...Silvie'pun menerima jabatan itu..

     Rapat sekolahpun selesai para guru bergegas pulang kerumah masing-masing.tiba-tiba terdengar suara Pak Bagus memanggil Silvie.


"Bu Silvie,daripada nunggu bus yang kelamaan datangnya,bagaimana saya antarkan Anda pulang?kebetulan arah rumah saya melewati rumah anda."...


"Terima kasih..tapi saya tidak mau merepotkan Bapak,lagipula sebentar lagi bus'nya datang."..jawab silvie..


"Oh..ga apa-apa,aku tidak merasa direpotkan justru saya senang anda menerima niat baik saya."...akhirnya silvie pun bersedia diantar pulang oleh Pak Bagus.
            
                                  ******************
       Sementara dirumah Satria (Ayah Baim) terjadi percakapan antara dirinya dengan ibunya Satria.Ibu Handika menghampirinya...


"Satria,apa kamu tidak ingin menikah lagi dan memberikan mama baru tuk Baim,dengan siapa wanita pilihanmu mama ikut mendukung asalkan dia wanita baik dan menyayangi Baim sepenuhnya."...ucap bu handika.


"Ma,bukannya saya tidak mau menikah lagi tapi aku sendiri belum menemukan wanita yang tepat untuk aku dan juga sebagai mama baru tuk Baim."...


"Mama mengerti Nak!..tapi mama mohon jangan terlalu lama kamu mencari sebab mama sudah ingin merasakan kelengkapan keluarga kita seperti dulu disaat istrimu masih ada mendampingimu."...ucap bu Handika dengan nada sendu.


"Ayah."..tiba-tiba saja terdengar Baim memanggil ayahnya..


"Ayah disini,Gimana dengan PR nya sudah dikerjain belum? klo Baim tidak belajar nanti dimarahin sama Bu guru Silvie."...


"Sudah yah,kan Baim ingin jadi anak pintar seperti Ayah Bunda.Baim juga ingin jadi insinyur seperti Ayah."...jawabnya sambil memeluk ayahnya...


    Dan Silvie pun telah sampai didepan rumahnya dan tak lupa mengucapkan terima kasih kepadanya.

"Saya ucapkan terima kasih atas kebaikan Bapak, telah mengantarkan saya pulang."...



"sama-sama..oh ya,bila tidak keberatan saya ingin ngajak anda makan bakso ditempat langgananku sejak SMA.Anda mau kan temani saya makan bakso???..ucapnya sambil tersenyum kecil penuh harap..

"Insyaallah,bila saya ada waktu senggang ."...


"OK! kalau begitu minggu depan aja,ya sudah aku pamit pulang salam buat bapak ibumu.Assalamualaikum..."..ucap Pak bagus dengan nada bahagia..

"Baiklah,wa'alaikumsalam.."..jawabnya dengan tersenyum. 
             


                                **Bersambung**
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________






                                
      **Terima kasih atas kunjungannya sampai ketemu lagi difanfic part.3**
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________





   







     
  













   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar